Dikabarkan Sakit Usai Melaksanakan Vaksin, Wakapolsek Lamuru Cek Faktanya

BONE – Sempat beredar kabar bahwa salah seorang anak bernama Irdina Hakima Putri salah seorang murid SD INP 6/75 desa Poleonro setelah 2 hari divaksin anak yang bersangkutan jatuh sakit dan diopname disalah satu Rumah sakit di Bone, memastikan kabar tersebut Waka Polsek Lamuru Ipda Muh Suaib. S melakukan penelusuran kerumah anak yang bersangkutan, kamis ( 24/2/2022 ).

Tiga hari setelah pelaksanaan vaksinasi covid 19 di SD Inp 6/76, waka polsek Lamuru melakukan pengecekan kesekolah tersebut untuk memastikan kondisi anak yang telah mendapatkan vaksin, ketika itu guru kelas menyampaikan kalau ada seorang murid mengalami diare dan susah buang air kecil pasca 2 hari mendapatkan vaksin.

Menindak lanjuti penyampaian guru disekolah itu, waka polsek berusaha menghubungi orang tua anak melalui sambungan telepon untuk memastikan kondisi sang anak, namun tidak ada jawaban.

Berita kembali beredar dikalangan warga tentang anak dari pasangan ibu Ira dan bapak Mul itu sakit karena pengaruh vaksin yang telah didapatkannya, saat giat vaksinasi disekolahnya.

Tentang keadaan sang anak yang dikabarkan sakit bahkan sampai diopname disalah satu rumah sakit diBone, kini sudah kembali dirumahnya di desa Poleonro.

Waka Polsek Lamuru Ipda Muh Suaib. S menyambangi sang anak dirumahnya sekaligus bertemu ibu kandungnya lalu melakukan pembicaraan seputar anaknya yang sakit dan bahkan sampai diopname, dari pembicaraan dengan orang tua sang anak memang orang tuanya membenarkan kalau dua hari setelah divaksin anaknya sakit dan sempat diopname di rumah sakit di Bone.

Namun demikian orang tua korban membantah kalau penyebab anaknya sakit karena sudah divaksin, namun menurut orang tua anak bahwa saat dilakukan pemeriksaan darah dilaboratorium dirumah sakit hasilnya bahwa anak saya positif mengalami Deman Berdarah atau DBD,” tuturnya.

Orang tua anak dalam hal ini ibu kandung anak menegaskan kembali kalau penyebab anaknya sakit itu bukan karena vaksinasi namun karena menderita Demam Berdarah,” ungkapnya.

Kapolsek Lamuru Iptu Welman menegaskan bahwa selama pelaksanaan vaksinasi anak di Kecamatan Lamuru belum satupun anak mengalami sakit akibat vaksin ,” tuturnya.

Laporan : K**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *