BONE – Penerimaan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tahun anggaran 2026 resmi mulai dibuka. Menyikapi hal tersebut, jajaran Polsek Mare Polres Bone gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Mare agar informasi terkait rekrutmen Polri dapat diketahui secara luas.
Kapolsek Mare, Agustino Latea, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya para generasi muda, mengenai peluang untuk mengabdikan diri sebagai anggota Polri.
“Kami mengajak putra-putri terbaik di Kecamatan Mare untuk mempersiapkan diri sejak dini dan memanfaatkan kesempatan ini. Rekrutmen Polri dilaksanakan secara terbuka, transparan, akuntabel, dan humanis,” ujar Kapolsek.
Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, personel Polsek Mare juga memberikan penjelasan mengenai persyaratan umum, tahapan seleksi, serta berbagai jalur penerimaan anggota Polri, baik untuk Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, maupun Tamtama.
Selain melalui pertemuan langsung dengan masyarakat, sosialisasi juga dilakukan melalui kegiatan sambang desa, kunjungan ke sekolah-sekolah, serta komunikasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di wilayah hukum Polsek Mare.
Kapolsek Mare berharap dengan adanya sosialisasi ini, semakin banyak generasi muda dari Kecamatan Mare yang termotivasi untuk bergabung menjadi anggota Polri dan turut berperan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
“Kami berharap putra-putri terbaik dari Mare dapat lolos dan nantinya menjadi kebanggaan keluarga serta daerah,” tutupnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, Polsek Mare menunjukkan komitmennya dalam memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat sekaligus mendorong partisipasi generasi muda untuk berkarier dan mengabdi kepada bangsa melalui institusi Polri.
Laporan : K**












