Menjelang pemilihan calon legislatif ramai ramai Bacaleng berkampanye melalui sosial media baik media cetak maupun media elektronik,spanduk dan bener yeng terpasang di titik titik strategis di kota maupun di desa sayang nya banyak yang memasang benner dengan cara memaku pohon pohon .
Ini yang mengundang aktifis Lingkungan Hidup dan Budaya yang juga salah satu Angkatan Ke Lima di perkumpulan Pemuda pencinta alam (PP BONE PAL), Andi Singkerru Rukka Soroti mengenai pemasangan banner dan semacamnya oleh caleg, bagi sebagian orang dianggap persoalan yang kecil padahal tentu akan menimbulkan masalah yang tak kecil dengan daya rusak besar serta dampak yg langsung dapat dirasakan masyarakat.
1. Pohon dapat menetralisir karbondioksida yang di lepas oleh kendaraan bermotor ketika pohon semakin sedikit maka ambang batas udara sehat melampaui standar untuk kesehatan manusia, dan jika berlangsung jangka panjang akan berdampak buruk bagi kalangsungan hidup manusia.
2. Menjelang pemilu ini menjadi langganan bagi pohon2 menikmati penderitaannya, tak sedikit caleg2 yang memasang banner dipohon harusnya memiliki kepedulian bukan hanya sosial tetapi juga kesadaran akan cinta alam sebagai bagian dari kosmologi yang bersimbiose
3. Kita butuh pemerintah hadir menertibkan dan memberi himbauan, saya kira cukup untuk ditindaki karna ada aturan mengenai tanaman pelindung yg tumbuh dipinggir jalan Tutup Andi Singkerru Rukka.










