Putri Ariani menjadi perbincangan. Bukan semata di dunia maya, tetapi juga di dunia nyata.
Hal itu tidak lepas dengan prestasi yang diukir remaja yang masih berusia 17 tahun itu. Dimana Putri Ariani sukses mencuri perhatian Simon Cowell, salah satu juri yang memberikan Golden Buzzer pada audisi America’s Got Talent (AGT) 2023.
Torehan prestasi Putri Ariani, begitu spesial. Hal ini pun bisa memberikan motivasi kepada seluruh remaja di Tanah Air, termasuk di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.
Remaja asal Bantul, Yogyakarta tersebut berhasil memukau AGT 2023 melalui suara emas yang dimiliki. Bukan sekadar itu saja, Putri Ariani juga mampu melahirkan karya keren, bisa membuat dan menyanyikan lagu ciptaan sendiri.
Semangat anak muda yang dimiliki Putri Ariani, harus dimaknai sebagai semangat kekaryaan bagi generasi penerus bangsa.
Demikian disampaikan Bacaleg Partai Golkar Andi Muhammad Nur Al Bisry Nurdin Halid.
Bacaleg Partai Golkar yang merupakan putra Wakil Ketua DPP Partai Golkar, HAM Nurdin Halid ini yang maju bertarung sebagai Bacaleg DPRD Provinsi Sulsel (Dapil) V melalui Daerah Pemilihan, Sinjai – Bulukumba, memotivasi seluruh remaja di Sinjai dan Bulukumba untuk mengisi masa muda melalui kegiatan positif.
Bacaleg yang akrab disapa Alby mengungkapkan, masa muda adalah masa yang berapi-api. Dalam artian, memiliki semangat juang yang besar.
Olehnya itu, semangat yang tinggi tersebut harus disalurkan kepada hal-hal yang bisa menjadi contoh baik bagi generasi muda lainnya. Lahirkan karya luar biasa.
Kiprah Putri Ariani, kata Alby, bisa menjadi bukti. Untuk mengukir kesuksesan, tidak menunggu harus tua. Justru, saat muda sudah bisa menjadi kebanggaan.
Sebagai Bacaleg Golkar, Alby memotivasi dan mengajak remaja Sinjai dan Bulukumba atau dimana pun berada untuk memaksimalkan potensi diri yang dimiliki.
“Pemuda dan pemudi punya caranya. Ayo bergerak, lahirkan karya. Bikin bangga keluarga, juga bangsa dan negara. Sudah ada bukti, anak muda juga bisa sukses menggemparkan dunia,” ungkap Alby, Rabu (13/6/2023).
Laporan Ani Hammer












